Finance & Grant Officer (TAO)

Lokasi:Jakarta
Jenis Kontrak:Kontrak waktu tertentu (6 bulan, dengan kemungkinan perpanjangan berdasarkan kinerja)
Atasan Langsung:Senior Finance Manager

Tentang Organisasi

KEMITRAAN (Partnership for Governance Reform) berkomitmen untuk memperkuat reformasi tata kelola di Indonesia. Unit Keuangan bertanggung jawab menjaga keberlanjutan dan integritas keuangan melalui sistem, kebijakan, serta mekanisme pengendalian yang kuat dalam perencanaan, penganggaran, akuntansi, pelaporan, audit, dan manajemen kas.

Untuk mendukung berbagai proyek dan hibah yang sedang berjalan, KEMITRAAN membuka kesempatan bagi kandidat yang memenuhi kualifikasi untuk mengisi posisi Finance & Grant Officer (TAO) guna memperkuat operasional keuangan, verifikasi hibah, dan kesiapan audit.

Tanggung Jawab Utama

1. Operasional dan Pengendalian Keuangan

  • Memastikan kepatuhan terhadap kebijakan keuangan, SOP, dan pengendalian internal
  • Menyiapkan dokumen pembayaran dan pertanggungjawaban secara lengkap
  • Menjaga kerapihan arsip dan jejak audit

2. Pengelolaan Uang Muka dan Pertanggungjawaban

  • Memantau dan menindaklanjuti advances yang masih outstanding
  • Memverifikasi dokumen pertanggungjawaban dan melakukan penyesuaian bila diperlukan
  • Menerbitkan laporan mingguan status uang muka

3. Verifikasi Keuangan Hibah dan Dukungan Pencairan

  • Melakukan uji tuntas (due diligence) keuangan mitra hibah melalui sistem FITRA
  • Memeriksa laporan keuangan mitra sebelum proses pencairan
  • Mengelola jadwal pembayaran dan daftar isu
  • Menyusun ringkasan keuangan untuk Program/Project Manager

4. Dukungan Proposal Hibah dan Kepatuhan Donor

  • Mendukung penyusunan anggaran proposal pendanaan baru
  • Memastikan transaksi dan pelaporan sesuai perjanjian donor
  • Menyusun laporan keuangan donor bersama tim keuangan proyek
  • Memantau status keuangan proyek termasuk penagihan dan penerimaan dana

5. Dukungan Audit

  • Membantu perencanaan audit dan penyiapan dokumen
  • Berkoordinasi dengan auditor dan memantau tindak lanjut temuan
  • Memastikan pelaksanaan rencana perbaikan sesuai tenggat waktu

6. Penguatan Kapasitas dan Perbaikan Sistem

  • Mendukung pelaksanaan pelatihan keuangan bagi PMU dan mitra hibah
  • Memelihara tracker dan berkontribusi pada perbaikan SOP serta financial tools

Hasil Pekerjaan yang Diharapkan

  • Dashboard mingguan status advances outstanding
  • Paket verifikasi pembayaran hibah sesuai standar layanan
  • Ringkasan keuangan hibah bulanan (disampaikan setiap tanggal 5)
  • Laporan keuangan donor tepat waktu
  • Tracker dokumentasi audit
  • Materi dan daftar hadir pelatihan keuangan

Indikator Kinerja Utama (KPI)

  • Minimal 95% uang muka diselesaikan sesuai tenggat waktu
  • Minimal 95% verifikasi hibah selesai dalam 5 hari kerja
  • 100% kelengkapan dokumen pembayaran dan pertanggungjawaban
  • Ketepatan waktu penyampaian laporan monitoring bulanan
  • Minimal dua sesi pelatihan keuangan dalam enam bulan

Kualifikasi

Pendidikan

  • S1 Akuntansi, Manajemen Keuangan, atau Ekonomi
  • Sertifikasi profesional (misalnya Akuntan Terdaftar) menjadi nilai tambah

Pengalaman

  • Minimal 5 tahun pengalaman di bidang keuangan/akuntansi, diutamakan pada NGO atau proyek internasional
  • Berpengalaman dalam pengelolaan hibah dan kepatuhan donor (misalnya DFID, GIZ, World Bank, Global Fund)
  • Berpengalaman menyusun anggaran proposal dengan nilai USD 1–10 juta
  • Berpengalaman mendukung audit serta menerapkan SOP dan pengendalian internal

Kompetensi

  • Menguasai Microsoft Excel dan sistem ERP/akuntansi
  • Memahami AR/AP, advance, pertanggungjawaban, dan verifikasi hibah
  • Mampu menyusun laporan dan ringkasan analitis
  • Memiliki integritas tinggi, teliti, dan mampu bekerja dengan tenggat waktu
  • Fasih berbahasa Indonesia dan memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik

Cara Melamar

Kandidat yang berminat diminta untuk mengirimkan:

  • Curriculum Vitae
  • Surat lamaran
  • Sertifikat pendukung (jika ada)

Batas waktu lamaran: 2 Maret 2026

Lamar Sekarang

2016

Pada bulan Maret 2016, KEMITRAAN menerima akreditasi internasional dari Adaptation Fund. Dewan Adaptation Fund, dalam pertemuannya yang ke-27, memutuskan untuk mengakreditasi KEMITRAAN sebagai National Implementing Entity (NIE) dari Adaptation Fund. KEMITRAAN menjadi lembaga pertama dan satu-satunya lembaga Indonesia yang terakreditasi sebagai NIE Adaptation Fund di Indonesia.

2020

Perjanjian ini ditandatangani antara Green Climate Fund (GCF) dan KEMITRAAN. Perjanjian ini meresmikan akuntabilitas KEMITRAAN dalam melaksanakan proyek-proyek yang disetujui oleh GCF.

 

Untuk diketahui, GCF adalah dana khusus terbesar di dunia yang membantu negara-negara berkembang untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan kemampuan mereka dalam merespons perubahan iklim.

 

Dana ini dihimpun oleh Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) pada tahun 2010. GCF memiliki peran penting dalam mewujudkan Perjanjian Paris, yakni mendukung tujuan untuk menjaga kenaikan suhu global rata-rata di bawah 2 derajat celsius.

2000-2003

KEMITRAAN memainkan peran krusial dalam mendukung pengembangan undang-undang untuk membentuk KPK. Hal ini diikuti dengan langkah mendukung Pemerintah dan DPR dalam memilih calon komisioner yang kompeten dan juga mendukung kelompok masyarakat sipil untuk mengawasi secara kritis proses seleksinya. Setelah komisioner ditunjuk, mereka meminta KEMITRAAN untuk membantu mendesain kelembagaan dan rekrutmen awal KPK, serta memainkan peran sebagai koordinator donor. Sangat jelas bahwa KEMITRAAN memainkan peran kunci dalam mendukung KPK untuk mengembangkan kapasitas dan strategi yang diperlukan agar dapat bekerja seefektif mungkin.

2003

Pada tahun 2003, KEMITRAAN menjadi badan hukum yang independen yang terdaftar sebagai Persekutuan Perdata Nirlaba. Pada saat itu, KEMITRAAN masih menjadi program yang dikelola oleh UNDP hingga akhir tahun 2009. Sejak awal tahun 2010, KEMITRAAN mengambil alih tanggung jawab dan akuntabilitas penuh atas program-program dan perkembangannya.

1999-2000

Kemitraan bagi Pembaruan Tata Kelola Pemerintahan, atau KEMITRAAN, didirikan pada tahun 2000 setelah berlangsungnya pemilihan umum pertama di Indonesia yang bebas dan adil pada tahun 1999. Pemilu bersejarah ini merupakan langkah penting dalam upaya Indonesia keluar dari masa lalu yang otoriter menuju masa depan yang demokratis. KEMITRAAN didirikan dari dana perwalian multi-donor dan dikelola oleh United Nations Development Programme (UNDP) dengan mandat untuk memajukan reformasi tata kelola pemerintahan di Indonesia.

2020

Perjanjian ini ditandatangani antara Green Climate Fund (GCF) dan KEMITRAAN. Perjanjian ini meresmikan akuntabilitas KEMITRAAN dalam melaksanakan proyek-proyek yang disetujui oleh GCF.

Untuk diketahui, GCF adalah dana khusus terbesar di dunia yang membantu negara-negara berkembang untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan kemampuan mereka dalam merespons perubahan iklim.

Dana ini dihimpun oleh Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) pada tahun 2010. GCF memiliki peran penting dalam mewujudkan Perjanjian Paris, yakni mendukung tujuan untuk menjaga kenaikan suhu global rata-rata di bawah 2 derajat celsius.

1999-2000

Kemitraan bagi Pembaruan Tata Kelola Pemerintahan, atau KEMITRAAN, didirikan pada tahun 2000 setelah berlangsungnya pemilihan umum pertama di Indonesia yang bebas dan adil pada tahun 1999. Pemilu bersejarah ini merupakan langkah penting dalam upaya Indonesia keluar dari masa lalu yang otoriter menuju masa depan yang demokratis. KEMITRAAN didirikan dari dana perwalian multi-donor dan dikelola oleh United Nations Development Programme (UNDP) dengan mandat untuk memajukan reformasi tata kelola pemerintahan di Indonesia.