
Kemitraan bekerjasama dengan Sentra HAM-UI dan Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Indonesia melaksanakan pelatihan HAM bagi anggota Brimob pada tanggal 14-17 Oktober 2009 di Ambon, dan tanggal 20-23 October 2009 di Ternate. Pelatihan ini adalah lanjutan pelatihan HAM yang telah dilakukan sebelumnya oleh Kemitraan pada tahun 2006 tetapi dengan target yang berbeda yaitu tingkat Bripka hingga Komandan Regu.
Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadartahuan anggota brimob (peserta) tentang Hak Asasi Manusia (HAM). Metode pelatihan yang digunakan yaitu experiential learning (metode pembelajaran yang mengacu kepada pengalaman nyata di lapangan) dan dikombinasikan dengan pemberian teori mendasar mengenai HAM. Selanjutnya, diharapkan para peserta mengalihkan ilmu yang telah mereka dapatkan kepada rekan-rekan mereka. Modul pelatihan yang digunakan dalam pelatihan ini adalah modul pelatihan pada tahun 2006 yang telah direvisi dan diperbaharui.
Pelatihan ini melibatkan 100 orang peserta, 50 orang dari masing-masing kota Ambon dan Ternate, ditambah dengan dua orang pengamat yang diundang oleh Kemitraan, mereka berasal dari Universitas Pattimura, Ambon dan Universitas Khairun, Ternate. Untuk menjamin kualitas pelatihan ini, Kemitraan menugaskan 4 orang fasilitator dan 8 pelatih Utama yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Para peserta diharuskan mengikuti pre-test dan post-test, sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan. Pre-test bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman peserta mengenai HAM, dan post-test untuk menilai hasil yang didapatkan setelah para peserta mengikuti seluruh proses pelatihan. Hasil yang cukup menggembirakan tampak ketika adanya kenaikan yang signifikan dari perolehan nilai peserta dari rata-rata nilai 54,4 (Ambon) and 42,5 (Ternate) dari maksimal 100,0 saat pre-test meningkat menjadi rata-rata 89,3 (Ambon) dan 86,13 (Ternate) saat post-test.
Kemitraan mendapatkan masukan-masukan bernilai dari para peserta mengenai apa yang sebaiknya dilakukan Kemitraan untuk memperbaiki desain pelatihan kedepan, diantaranya yaitu: pelatihan sebaiknya dirancang sedemikian mungkin untuk mendekati pengalaman nyata di lapangan, sehingga anggota lebih mampu memahami apa yang harus dilakukan jika menghadapi situasi dilapangan menyangkut HAM, dan; pelatihan ini tidak hanya ditujukan bagi anggota (pasukan) Brimob saja tetapi juga bagi seluruh anggota kepolisian lainnya.
Pelatihan ini, selain dilaksanakan di Ambon dan Ternate, juga dilaksanakan di Jayapura pada tanggal 27-30 October 2009 dan Sorong dari tanggal 31 October hingga 5 November 2009.




