Kehutanan Masyarakat
Hingga saat ini Kemitraan telah bekerjasama dengan Yayasan Komunitas dalam penyampaian programnya kepada lebih dari 30 organisasi mitra, dengan menambahkan Yayasan Masyarakat di Papua Barat dan tiga mitra lokal. Program ini telah berhasil menjangkau 42 kabupaten yang berbeda, dan lebih dari 54 ribu rumah tangga.
Jumlah mitra pemerintah dari Kemitraan juga telah bertambah, yang berarti menghasilkan peningkatan lahan yang dialokasikan untuk PHBM (Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat) dari 8.000 hektar menjadi 136.000 hektar pada akhir tahun 2009. Peningkatan 17 kali lipat tersebut dicapai dengan dana yang hanya Rp750 juta – mungkin dapat dikatakan sebagai pencapaian program terbesar.
Evaluasi utama dari program Kehutanan tersebut dilaksanakan pada tahun 2009 oleh sebuah tim evaluasi independen dengan melakukan 116 wawancara mendalam dan 18 diskusi kelompok di 7 desa di Jambi, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Jawa.
Evaluasi tersebut menemukan bahwa Program Tata Pemerintahan Kehutanan telah mendorong akses masyarakat, pengelolaan yang berkelanjutan, dan membantu pengembangan usaha kecil sampai menengah. Lebih lanjut, Program Tata Kelola Kehutanan juga membantu mengembangkan peraturan pemerintah untuk mengamankan akses masyarakat lokal mengelola hutan mereka. Program ini telah memperlihatkan adanya perbaikan ekonomi daerah sekaligus pelindungan hutan.