Representasi Reformasi
Pembaruan proses pemilu dan legislatif, pendidikan pemilih, pembeberan sumber – sumber dana merupakan upaya-upaya yang mendasar dalam transisi Indonesia menuju masyarakat yang sungguh – sungguh demokratis. Kemitraan melanjutkan kerjasamanya dengan para mitra lokal dalam melaksanakan program – program tata pemerintahan yang baik di DPRD dan dalam mendorong para politisi untuk lebih bertanggungjawab atas kebutuhan para pemilih mereka.
Pengawasan Pemilu – Memperkuat Kapasitas BAWASLU
Banyak anggota staf Bawaslu dan Panwaslu di daerah adalah orang baru, dengan hanya sedikit pengalaman dalam menyelenggarakan dan mengawasi pemilu. Peranan Sekretariat kemudian menjadi sangat penting karena orang-orang inilah yang akan menerima laporan – laporan dan menindaklanjuti dugaan – dugaan pelanggaran pemilu.
Menyadari kurangnya keterampilan dan pengalaman dapat menghambat kerja para anggota staf Bawaslu dan Panwaslu, enam bulan sebelum penyelenggaraan pemilu, Kemitraan, dengan memanfaatkan dana-dana proyek multi donor, menyelenggarakan serangkaian kegiatan pelatihan. Kemitraan bekerja sama erat dengan Indonesian Corruption Watch (ICW) dan Transparency International Indonesia (TII) mengembangkan dan menyelenggarakan serangkaian kegiatan peningkatan kapasitas bagi para anggota Panwaslu dari 33 provinsi.
Menciptakan Pemilih yang Terinformasi dan Berdaya
Kemitraan telah lama mengakui pentingnya Organisasi Masyarakat Sipil dalam menjamin agar pemilu dapat dilaksanakan dengan berintegritas. Oleh karena itu Kemitraan menjalin kerjasama dengan Seknas Fitra untuk mengembangkan sebuah strategi advokasi publik untuk pendidikan pemilih, dengan tujuan untuk meningkatkan tingkat pengawasan publik atas belanja pemilu dan memastikan agar para caleg menepati janji-janji mereka.
Tim proyek menggarisbawahi kebijakan-kebijakan yang telah dikeluarkan sebelumnya oleh para caleg – kebijakan yang telah sungguh-sungguh diimplementasikan – dalam pendidikan, pembaruan hukum, manajemen sumber daya dan pemberantasan kemiskinan, dan selanjutnya mempublikasikan ini di sejumlah media.
Membangun Kapasitas Komisi Pemilihan Umum (KPU)
Dengan dukungan Komisi Pemilu Australia dan pendanaan UNDP, Kemitraan mengembangkan serangkaian panduan untuk membantu KPU mempersiapkan pemilu tahun 2009. Buku-buku panduan yang diterbitkan mencakup juga modul-modul hukum untuk para petugas KPU dan pelatihan bagi para penyelenggara pemilu dan pemungutan suara.
Kemitraan juga bekerjasama dengan Ikatan Akuntan Indonesia dan KPU mengembangkan panduan-panduan untuk transparansi keuangan kampanye dan menyelenggarakan sejumlah lokakarya untuk memberikan dukungan teknis bagi para caleg.
Proyek ini juga mengawasi dana-dana dari anggaran daerah dan melaporkan segala penyalahgunaan dana kampanye kepada Komisi Pemilihan Umum, Bawaslu atau mitranya di daerah, dan ini mengakibatkan diadakannya penyelidikan di beberapa provinsi.