Artikel

Cetak

Tentang IGI

Apakah IGI?

IGI merupakan alat untuk mengukur kinerja pemerintahan daerah, khususnya terhadap empat arena pemerintahan yaitu arena pemerintah (legislatif dan eksekutif), birokrasi, masyarakat sipil, dan masyarakat ekonomi berdasarkan beberapa kriteria data yang obyektif dan terukur. Hasil dari IGI menyajikan (1) Profil kinerja tata kelola pemerintahan di masing-masing provinsi, (2) Peringkat secara keseluruhan dari semua provinsi, (3) Peringkat provinsi berdasarkan arena tata kelola, (4) Data-data komprehensif terkait dengan isu-isu tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Keberhasilan IGI ditandai oleh apakah hasil-hasil IGI secara lebih jauh dimanfaatkan oleh semua pemangku kepentingan guna meningkatkan kualitas tata kelola di Indonesia baik di tingkat lokal maupun nasional. IGI secara khusus dapat digunakan sebagai referensi bagi seluruh pemerintahan tingkat provinsi yang meliputi kinerja pemerintah (politisi/gubernur dan DPRD), birokrasi, masyarakat sipil, dan masyarakat ekonomi. IGI menggambarkan kinerja tata kelola pemerintahan di tingkat provinsi yang diukur melalui 89 indikator yang sangat “actionable” sehingga memiliki potensi kuat untuk menjadi alat advokasi yang efektif serta kaya wacana berbasis data. Sejalan dengan itu, strategi diseminasi dan advokasi pun akan memanfaatkan seluruh potensi yang ada di IGI.

Tujuan IGI

IGI bertujuan untuk menghasilkan indeks yang dapat ditindaklanjuti sebagai alat advokasi dalam mempromosikan praktek-praktek tata kelola pemerintahan di tingkat provinsi. IGI mampu mengidentifikasi area-area mana saja yang harus diperbaiki oleh pemerintah di tingkat provinsi, pemerintah daerah, masyarakat sipil, dan masyarakat ekonomi. Guna meningkatkan kinerja mereka secara menyeluruh dengan mengacu pada indikator bersumber dari data obyektif maupun persepsi, semua arena terkait dapat memperbaiki kinerja mereka yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas implementasi good governance di daerahnya masing-masing.

Inisiasi Awal: Partnership Governance Index 2008

Pada tahun 2007, Partnership menginisiasi Partnership Governance Index (PGI) sebagai proyek percontohan/pilot untuk menguji suatu pengukuran tunggal yang dapat menilai kinerja tata kelola pemerintahan di tingkat provinsi di Indonesia. PGI memperhatikan interaksi antar pemerintah, masyarakat ekonomi, dan masyarakat sipil. Proyek ini pada awal mulanya diinisiasi untuk mengukur seberapa jauh efektivitas kontribusi program-program tata kelola yang dilakukan oleh Partnership, sekaligus memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kualitas kinerja pemerintahan daerah di seluruh Indonesia melalui sistem peringkat yang diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya meningkatkan daya saing kinerja tata kelola antar pemerintah daerah.

IGI 2012

Partnership Governance Index 2008 adalah awal mula dari IGI 2012. PGI 2008 disempurnakan menjadi IGI 2012 dengan tujuan untuk meningkatkan rasa kepemilikan seluruh pemangku kepentingan di Indonesia terhadap indeks serta merupakan cermin cakupan indeks tersebut.

Selain itu, karena adanya revisi UU No. 32/2004 mengenai peran DPRD dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur. Jika DPRD memiliki kewenangan untuk memilih Gubernur, hal ini akan berimbas pada fungsi dan indikator kinerja pemerintah provinsi dan birokrasi. Untuk mengantisipasi perubahan semacam itu, salah satu dari strategi pendesainan IGI 2012 adalah dengan menggunakan indikator pada tingkat hasil (outcome) untuk mengukur keefektifan kinerja pemerintah dan birokrasi.